-->

Puisi-Puisi Gus Mus (K.H. Mustofa Bisri)

puisi-puisi gus mus

Kumpulan Puisi Gus Mus - Gus Mus, bernama lengkap KH. Ahmad Mustofa Bisri, merupakan sosok ulama yang menjadi idola dan panutan bagi banyak orang. Beliau juga merupakan seorang penyair, puisi-puisi karya beliau sudah tersebar luas khususnya di Nusantara.

Puisi-puisi karya Gus Mus sendiri sudah tidak asing lagi kita dengar, salah satu puisinya yang sangat populer adalah puisi berjudul Negeriku.

Gus Mus lahir pada tanggal 10 Agustus 1944 di Rembang, Jawa Tengah. Selain dikenal sebagai sosok ulama, Gus Mus juga merupakan seorang yang pandai menciptakan puisi.

Berikut ini adalah beberapa puisi karya KH. Mustofa Bisri atau Gus Mus.


NEGERIKU 


Mana ada negeri sesubur negeriku?
Sawahnya tak hanya menumbuhkan padi, tebu, dan jagung
Tapi juga pabrik, tempat rekreasi, dan gedung
Perabot-perabot orang kaya didunia
Dan burung-burung indah piaraan mereka
Berasal dari hutanku

Ikan-ikan pilihan yang mereka santap
Bermula dari lautku
Emas dan perak perhiasan mereka
Digali dari tambangku
Air bersih yang mereka minum
Bersumber dari keringatku

Mana ada negeri sekaya negeriku?
Majikan-majikan bangsaku
Memiliki buruh-buruh mancanegara
Brankas-brankas ternama di mana-mana
Menyimpan harta-hartaku

Negeriku menumbuhkan konglomerat
Dan mengikis habis kaum melarat
Rata-rata pemimpin negeriku
Dan handai taulannya
Terkaya di dunia

Mana ada negeri semakmur negeriku
Penganggur-penganggur diberi perumahan
Gaji dan pensiun setiap bulan
Rakyat-rakyat kecil menyumbang
Negara tanpa imbalan

Rampok-rampok diberi rekomendasi
Dengan kop sakti instansi
Maling-maling diberi konsesi
Tikus dan kucing dengan asyik berkolusi


1414


ANDAI KATA


Andaikata kupunya
tak hanya
lengan lunglai
tempat kita meletakkan kalah
andaikata kupunya
tak hanya
pangkuan landai
tempat kita merebahkan resa

Andaikata kupunya
tak hanya
dada luka
tempat kita menyandarkan duka
andai kata kupunya
tak hanya
tangan kelu
tempat kita menggenggam pilu

Andaikata kupunya
tak hanya
kata-kata dusta
penyeka airmata
andaikata kupunya
tak hanya
telinga renta
penampung derita

Andaikata kupunya
tak hanya
andaikata


1414


SAJAK CINTA


Cintaku kepadamu belum pernah ada contohnya
cinta romeo kepada juliet, si majnun qais kepada laila
belum apa-apa
temu-pisah kita lebih bermakna
dibanding temu-pisah yusuf dan zulaikha
rindu-dendam kita melebihi rindu dendam adam hawa

Aku adalah ombak samuderamu
yang lari-datang bagimu
hujan yang berkilat dan berguruh mendungmu

Aku adalah wangi bungamu
luka berdarah-darah durimu
semilir sampai badai anginmu

Aku adalah kicau burungmu
kabut puncak gunungmu
tuah tenungmu

Aku adalah titik-titik hurufmu
huruf-huruf katamu
kata-kata maknamu

Aku adalah sinar silau panas
dan bayang-bayang hangat mentarimu
bumi pasrah langitmu

Aku adalah jasad ruhmu
fayakun kunmu
aku adalah a-k-u
k-a-u mu


Rembang, 30.9.1995


DI NEGERI AMPLOP


Amplop-amplop di negeri amplop
Mengatur dengan teratur
Hal-hal yang tak teratur menjadi teratur
Hal-hal yang teratur menjadi tak teratur
Memutuskan putusan yang tak putus
Membatalkan putusan yang sudah putus

Amplop-amplop menguasai penguasa
Dan mengendalikan orang-orang biasa
Amplop-amplop membeberkan dan menyembunyikan
Mencairkan dan membekukan
Mengganjal dan melicinkan

Orang bicara bisa bisu
Orang mendengar bisa tuli
Orang alim bisa nafsu
Orang sakti bisa mati

Di negeri amplop
Amplop-amplop mengamplopi
apa saja dan siapa saja


1414


DZIKIR MALAM


Langit memimpin dzikir malam
Membaca wirid hening dalam hitungan rinai hujan dan manik-manik keringatku
Angin mendesirkan tasbih bersama pucuk-pucuk pohon dimulut pori-poriku

Sesekali kilat memucatkan rumput-rumput mencuatkan lidah-lidah laut dalam gemuruh tahmid 
bersama qhouf rojaku

Sementara petir dan guruh bergantian meneriakkan takbir dari puncak diamku
langit memimpin dzikir malam dibumi kelam gelisahku


1415 H


PENGEMIS


Di kotaku banyak pengemis
Yang sehari-hari pekerjaanya mengemis

Aku kagum pada mereka
Yang dianggap begitu rendah
Begitu setia pada pekerjaan mereka
Yang dianggap rendah


1987


Itulah beberapa contoh puisi karya Gus Mus dari Auto Artikel.

Iconpro | by Temabanua